Oracle Database adalah sebuah RDBMS (Relational Database Management System) kepemilikan dari Oracle Corporation. Oracle Database ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan sql server maupun MySql tetapi memiliki kekompleksitasan yang jauh berbeda.

di bawah ini adalah versi-versi dari Oracle Database :

  • Oracle v5
  • Oracle v6
  • Oracle7: 7.0.16–7.3.4
  • Oracle8 Database: 8.0.3–8.0.6
  • Oracle8i Database Release 1: 8.1.5.0–8.1.5.1
  • Oracle8i Database Release 2: 8.1.6.0–8.1.6.3
  • Oracle8i Database Release 3: 8.1.7.0–8.1.7.4
  • Oracle9i Database Release 1: 9.0.1.0–9.0.1.5 (patchset as of December 2003)
  • Oracle9i Database Release 2: 9.2.0.1–9.2.0.8 (patchset as of April 2007)
  • Oracle Database 10g Release 1: 10.1.0.2–10.1.0.5 (patchset as of February 2006)
  • Oracle Database 10g Release 2: 10.2.0.1–10.2.0.5 (patchset as of April 2010)
  • Oracle Database 11g Release 1: 11.1.0.6–11.1.0.7 (patchset as of September 2008)
  • Oracle Database 11g Release 2: 11.2.0.1–11.2.0.3 (patchset as of September 2011)
Maksud dari 11.1.0.6 adalah 11th major version of Oracle(major), maintenance level 1(maintenance), Oracle Application Server (OracleAS) 0 (application-server), level 6 (component-specific.).(sumber)

berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan Oracle database :

Kelebihan Oracle Database terutama dalam hal performance :

  1. Multiplatform tidak seperti sql server yang hanya bisa berjalan pada platform windows
  2. Ketika kita mengakses database dan kemudian ada kejadian seperti listrik mati misalnya maka data yang sudah kita simpan tidak rusak/hilang.
  3. Database Clusters, dengan menggunakan teknologi Real Application Clusters (RAC). Salah satu fungsi dari RAC adalah memberikan perlindungan terhadap kelangsungan data dalam perusahaan sehingga apabila terjadi crash pada salah satu server database, maka tidak akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Hal ini disebabkan karena teknologi RAC memungkinkan untuk membuat beberapa database server menjadi seolah-olah satu database server, sehingga apabila ada database server yang down, kinerja database server tersebut akan di-take over oleh server-server yang lain.
  4. Row-Level Locking, fitur ini dapat melakukan lock tidak hanya pada table-level saja, akan tetapi dimungkinkan untuk melakukan lock lebih jauh lagi sampai pada row-level. Sehingga user-user dapat melakukan akses data dalam suatu tabel secara bersamaan, lebih cepat dan lebih akurat.
  5. Data Partitioning, Oracle memungkinkan kita untuk melakukan partisi ke suatu tabel maupun indeks. Hal ini akan dapat meningkatkan kemampuan kita untuk dalam melakukan manajemen data.
  6. Oracle OLAP (Integrated Online Analytical Processing), Oracle memiliki fungsi OLAP (yang sebelumnya hanya dapat kita temui pada OLAP database) yang terintegrasi dengan baik ke dalam relational database, sehingga kita tidak memerlukan database lain selain Oracle itu sendiri.
  7. Oracle Data Mining & Data Warehousing, fitur ini memberikan kemudahan bagi perusahaan yang ingin men-develop aplikasi Business Intellegent yang bertujuan untuk membantu eksekutif perusahaan dalam menentuksan strategi perusahaan berdasarkan analisis data yang di-generate oleh Oracle Data Mining.
  8. Virtual Private Database, fitur ini memberikan dan meningkatkan fleksibilitas jaminan security sampai pada row-level security. Hal ini akan membuat aplikasi kita menjadi semakin aman sewaktu kita melakukan transaksi melalui Internet
  9. Intelegent Self-Managing, untuk para DBA, fitur ini akan membuat proses database tuning dan database manajemen menjadi lebih mudah.
  10. Flashback Query, fitur ini memungkinkan kita untuk melihat status data kita mundur beberapa waktu (flash back) sampai batas yang kita tentukan, sehingga apabila terjadi kesalahaan data pada waktu yang lalu, maka kita dapat melakukan koreksi tanpa harus melakukan database recovery. (sumber)

Kekurangan Oracle Database :

    1. Sangat Mahal, salah satu penyebab oracle db jarang dipakao di perusahaan menengah ke bawah.
    2. Butuh seorang DBA yang handal.
    3. Tingkat kekompleksitasan yang tinggi.

  vs   

Kelebihan Oracle Database dibanding Sql Server :

Clustering

  • Saat Sql Server hanya memungkinkan active-passive clustering atau Failover clustering sedangakan Oracle menawarkan Active-Active clustering atau Oracle Real Applications Clusters (RAC).  Dimana Active-Active clustering memungkinkan multiple physical database servers untuk bekerja secara berkala pada database yang diberikan sehingga dapat meningkatkan performance

Partitioning

  • Saat Sql Server hanya menawarkan range partitioning, Oracle menawarkan range partitioning, Oracle offers range partitioning, hash partitioning, list partitioning daninterval partitioning

Indexing

  • Saat Sql Server hanya dapat mendukung regular b-tree index types, Oracle juga mendukung special indexing options seperti bitmapped indexes, reverse key danfunction-based indexes.

Memory Management

  • Seorang SQL Server database administrator (DBA) hanya dapat mengontrol total memory yang digunakan oleh SQL Server. Namun pada Oracle, DBA dapat mengontrol setiap aspek dari pengalokasian memory. lalu DBA juga dapat mendikte, contohnya, mendikte berapa banyak memory yang digunakan dalam Oracle database server prosess, user prosess,  sorts dan caching.

Parameter Control

  • SQL Server hanya menyediakann parameter database tunning yang terbatas, sedangkan Oracle menawarkan parameter yang sangat banyak dalam database tunning yang dapat digunakan oleh serorang DBA untuk mengoptimasi kinerja database.

Kelebihan SQL Server dibanding ORACLE

  • PROBLEM RESOLUTION AND TUNING
    Alinean mengklaim bahwa seorang Microsoft Administrator hanya membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk Problem solving dan Tuning dibandingkan dengan seorang administrator dari Oracle. Dimana Seoarang administrator sql server hanya membutuhkan 18% dari pekerjaanya untuk menyelesaikan masalah ini dibandingkan dengan dba oracle yang menghabiskan 33% waktunya.
  • INSTALLATION AND CONFIGURATION
    Microsoft Mengclaim bahwa SQL SERVER lebih user friendly dan menghabiskan waktu yang lebih sedikit dalam menginstall produknya dibandingkan dengan menginstall Oracle
  • LOWER ADMINISTRATION COST
    Berdasarkan Allinean’study, Sebuah perushaan yang menggunakan SQL SERVER dapat menghemat pengeluaranya dalam mempekerjakan seorang DBA dibandingkan dengan mempekerjakan seorang admin ORACLE
  • MORE FEATURES
    SQL SERVER mempunyai Advance and integrated feature seperti advanced compression, data mining, partitioning, OLAP, enterprise reporting and spatial yang sudah terdapat dalam produknya. Sementara Pada oracle, features tersebut harus dibeli lagi sebagai Add-Ons. sumber

Kesimpulan :

Sebenarnya kedua database tersebut oracle maupun Sql Server memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing dan kembali terhadap apa kebutuhan kita dalam menggunakan database. contohnya Sql server unggul dalam hal accesibility yang memudahkannya untuk digunakan dan dikelola dan harganya pun lebih murah dibandingkan Oracle.  Sedangkan Oracle unggul dalam hal performace terutama jika skala datanya sangat besar.