Kandang merupakan faktor penting dalam pemeliharaan ayam broiler. Fungsi kandang adalah melindungi ayam dari pengaruh cuaca (panas, hujan, dingin, dan angin) serta pengaruh binatang dan manusia yang dapat mengganggu ayam selama proses pembesaran.

Kandang panggung terbuka  dibagi 2, yaitu:

1.Kandang Tertutup (closed house); merupakan kandang yang semua dindingnya tertutup  rapat sepanjang hari dengan tirai. Pengaturan suhu , kelembaban, kecepatan angin oleh cooling system atau fan.

manajemen unggas

2.Kandang Terbuka (open house); adalah kandang yang semua sisinya terbuka. Dinding kandang menggunakan kawat atau bilah bambu sehingga udara bisa bebas keluar masuk.

kandang terbuka

Berdasarkan keamanan terhadap penyakit, kandang tertutup lebih baik dibanding dengan kandang terbuka. Akan tetapi  biaya produksi kandang tertutup lebih tinggi dibanding kandang terbuka karena harus menggunakan fasilitas listrik yang lebih banyak untuk menjalankan fan.

Kandang panggung  memiliki kelebihan dibanding kandang yang lantai langsung ke tanah yaitu dapat mencegah ammonia terhirup langsung oleh ayam, terutama setelah alas sekam (litter) sudah diturunkan. Amonia muncul karena kelembaban tinggi, curah hujan, ventilasi kandang, dan kondisi alasa yang basah akibat air minum dan kencing.

Lokasi kandang ayam broiler harus jauh dari pemukiman penduduk minimal 500 m dan peternakan lain minimal 1 km. Lahan yang digunakan harus terbuka (bebas dari pohon dan bangunan lain), agar tidak mengganggu aliran udara ke kandang, memiliki sumber air tanah dan jalan yang mudah dilalui truk kecil. Terakhir yang tidak kalah penting, ada saluran PLN.

Sumber: Pembesaran ayam pedaging di panggung terbuka